Home > umum > Minuman keras, “gak mabok ya gak haram”

Minuman keras, “gak mabok ya gak haram”


Suatu ketika saya berdebat dengan teman saya masalah hukum islam. Banyak dalam ajaran islam yang melarang perbuatan yang merugikan diri sendiri, misalnya saja islam mengharamkan minuman keras, bahwa minuman yang memabokkan itu hukumnya haram, minuman yang membuat tidak sadarkan diri itu haram. Tapi kira-kira apakah haram kalau kita minum minuman keras tapi tidak sampai mabok/tidak sadarkan diri?

Menurut sepengetahuan saya itu tetap haram kalau dalam islam. Tapi tidak bagi temen saya yang satu ini. Temen saya ini kuliah di salah satu universitas islam jurusan hukum islam. Menurut teman saya ini, minum minuman keras itu tidak apa-apa kalau tidak sampai mabok, dalam artian tidak haram kalau tidak sampai mabok/tidak sadarkan diri. Saya tetap membantah bahwa meminum minuman keras itu meskipun tidak sampai mabok ya tetap haram. Tapi teman saya justru semakin panas dan menjawab ” saya tu kuliah jurusan hukum islam, saya lebih tahu dibanding kamu, kalau cuma kampus kamu aj kalah”. Temen saya ini sampai membawa bawa nama kampus saya yang juga merupakan universitas muhammadiyah disalah satu kota jogja nan nyaman ini. Saya pun masih bersikeras bahwa minum minuman keras itu tetap haram meski tidak sampai mabok, di Alquran jelas disebutkan hukumnya. Kemudian teman saya menjawab lagi, ntah saking bingungnya mau membantah atau bagaimana saya juga kurang tahu, tapi dia menjawab seperti ini “hukum islam itu memang ada, kita belajar tentang hukum islam itu biar tahu, dan kita harus bisa memanfaatkan celah-celah dimana bisa kita manfaatkan”. Kata temen saya seperti itu, maksud dari celah-celah yang bisa dimanfaatkan adalah salah satunya tentang minum minuman keras kalau tidak sampai mabok berarti tidak haram. Itu yang dimaksudkan oleh teman saya.

Pada akhirnya karena saya tetap tidak mau menerima pemikiranya, dia pun diam dan tak mengajak saya berdebat lagi. Saya pun memilih memilih diam juga karena orang-orang seprti temen saya ini pemikirannya sudah mengambil enaknya, mengambil celah dari hukum islam yang ada. Kita memaknai ajaran islam ntah itu yang ada didalam hadis maupun Quran jangan dimakan mentah-mentah, jika kita memakannya secara mentah-mentah maka seperti temen saya ini tadi, “gak mabok yo gak haram”.

Hanya sekedar bercerita, jikalau ada yang salah mohon dibenarkan, jangan justru menghujad. Demi kebaikan sesama.

Categories: umum Tags: , ,
  1. noetasir
    April 20, 2010 at 6:16 pm

    menurut anda?

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: