Home > Cinta, memory > Kisah Klasik Untuk Masa Depan

Kisah Klasik Untuk Masa Depan


Tepatnya beberapa tahun yang lalu ketika aku masih duduk disekolah menengah kejuruan. Ya sebut saja sekolah favorit SMK N 1 Bantul. Dari pertama aku masuk sekolahan ini sudah merupakan kebanggan tersendiri bagiku. Keinginanku masuk sekolahan ini tercapai. Nah ini dia tahun pertama aku menjadi anak sekolah menengah.

Tahun pertama jadi tahun yang berat. Mulai dari ospek, hingga kegiatan-kegiatan lain, seperti pramuka dan ekstra-ekstra lain. Tak lepas pula dari kegiatan PBB alias pelatihan baris berbaris. Hmmm ini jadi awal aku menjamah yang namanya organisasi, karena pada kesempatan PBB ini aku terpilih jadi kandidat anggota OSIS (Organisasi Siswa Intra Sekolah). Tak tanggung-tanggung jabatan wakil ketua II. Pada awalnya berat, kegiatan sampai sore dan apalagi aku sering ke sekolah hanya bersepeda kayuh dari rumahku Kulonprogo, jauh banget tentunya. OSIS ini membuatku mudah mengenal banyak siswa baik cowok maupun cewek. Cari kandidat syukur bisa jadiin pacar, hahaahaa ya sepeti itu lah selingan diwaktu senggang.

Setahun berlalu, aku naik kelas 2. Seiring dengan itu kepengurusan OSIS pun mengalami pergantian. Dan entah apa yang mereka pandang dari sesosok aku. Entah karena kemampuanku atau apa aku menjadi kandidat ketua OSIS. Singkat cerita, meskipun sempat mengalami perdebatan panjang, aku pun resmi dilantik jadi ketua OSIS.

Tahun ajaran baru, giliran aku dan temen-temen OSIS kepengurusanku untuk meng-ospek siswa baru. Cari kandidat buat temen deket syukur pacar lagi tentunya. akhirnya dapet meski agak ribet buat dideketin. Bahkan setelah proses lama akhirnya kita jadian meski hanya satu hari saja. Dan sampai sekarang aku tak pernah mengerti alasan pastinya. Hmmmm kayaknya sih karena ulah kakak kelas itu yang sempet ngajak ribut aku juga.

Setelah semua itu, kami berjalan sendiri-sendiri, meski tak bisa kupungkiri aku masih mengharapkannya. Bahkan ketika sampai akhirnya aku lulus. Aku masih sering mencoba menemukannya, hingga terakhir aku dapat info dia pindah ke riau. Kehilangan jejak untuk bisa menhubunginnya. Aku pun lepas itu semua, aku konsen dengan study ku. Dan kemarin disaat-saat aku bener-bener membutuhkan seseorang, entah kenapa dua kali aku memimpikannya. Aku pun mencoba mencari kabarnya lagi, apa masih di riau atau tlah pulang kerumahnya dulu. Dan….. Duar dia tlah berkeluarga dan diberikan keturunan. aku berhasil mehubunginya dan menanyakan keadaannya, alhamdulillah dia sehat, alhamdulillah sepertinya dia bahagia.

Pencarianku pun usai sudah. Rasanya kenangan-kenangan dulu muncul di ubun-ubun dan memaksaku untuk mengenangnya. Aku tak kuat menahannya, aku pun susuri jalanan-jalanan kenangan dulu, hingga aku susuri jalan menuju rumahnya. Down, cukup ini usai, dia tlah menemukan sandaran hati, aku tak boleh merusak kebahagiaannya. Aku harus mampu melepasnya. Semoga dia selalu bahagia. Terimakasih untuk masa-masa kenangan dulu. Itu akan jadi kisah klasik untuk masa depan. Dan, aku pasti bisa.

Thanks to:
SMK N 1 Bantul
OSIS
EMBISIL
All friends

Follow @tasirmugissae

Categories: Cinta, memory
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: