Home > Uncategorized > Pertamax di Dahulukan

Pertamax di Dahulukan


Pertamax di dahulukan. Ya itu adalah kata yang hari ini saya dapat dari seorang penjaga pom bensin di jalan parangtritis Jogjakarta. Terlepas dari apakah benar atau tidaknya tapi itu jelas tidak adil dalam pelayanan servis konsumen.

Awalnya saya datang ke pom tersebut untuk mengisi bensin motor saya. Oke saya harus ngantri dulu. Selama ngantri saya perhatikan petugas yang ternyata mbak-mbak ini kok sepertinya malas-malasan dalam melayani. Lama sekali dibandingkan di antrian petugas yang lain.

Setelah beberapa waktu saya ngantri tibalah giliran saya. Pas giliran saya sebuah mobil sedan datang dan berhenti disamping barisan motor yang mengular. Maklum disitu pertamax dan premium/besnin sebelahan aja. Saya maju untuk segera mendapat layanan, tapi justru mbak petugas ini mendahulukan mobil, dan tahu sendiri kan mobil pasti lama karena porsi makan bensinnya jauh lebih banyak dibanding motor. Disini saya mulai jengkel, saya pun cuma ngliatin mbak petugas dan sang supir mobil yang berdiri menunggu pengisian bensin. Kelamaan akhirnya saya mutusin duduk disamping mesin pompa bensin. Sampai mbaknya sudah siap ngisi motor saya, saya masih duduk dan diam saja. Akhirnya mbaknya yang nanya duluan mau ngisi berapa. Saya pun menjawab dengan rada jengkel,

Saya: Mbak kalau servis konsumen yang bener dong mbak, datang belakang ya belakang.
Mbak petugas: kebetulan tadi saya pas disamping mesin pompa pertamax jadi sekalian mas.
Saya: loh gak ada hubungane mbak, namanya servis konsumen ya gak bisa kaya gitu, saya juga tergesa-gesa. Dari pada saya laporin ke operatornya (nomer pengaduan) kan.
Mbak petugas: yo lapor aja mas itu nomernya.
Saya: oke..
Mbak petugas: Pertamax di dahulukan mas.
Saya: gak ada urusan mbak, gak ono hubungane mau pertamax atau bensin namanya dagangan itu yang penting servis konsumen, datang belakang ya tetep belakangan dapat pelayanannya.

Kemudia saya pun cabut dengan kekecewaan saya kepada pelayanan petugas tersebut.

Apakah benar kebijakan pom bensin seperti itu? Dengan mendahulukan orang yang mau ngisi pertamax tanpa memperdulikan antrian sepeda motor yang dari tadi sudah mengular panjang.

Jika saya menjadi pemilik pom-pom bensin saya tidak akan mengadakan kebijakan seperti itu. Kebijakan yang jauh dari kata servis konsumen. Semua pembeli/konsumen itu adalah aset bagi dalam hal ini pemilik pom. Jadi servis konsumen itu sangat penting. Konsumen adalah segala-galanya bagi para pemilik usaha. Dan untuk menarik begitu banyak konsumen kuncinya adalah memuaskan konsumen tersebut. Jangan buat menunggu, apalagi membuatnya jengkel dengan pelayanan Anda.

Maaf atas postingan artikel ini, tapi sungguh kejadian ini membuat beberapa orang juga merasa jengkel, begitu juga dengan mbak-mbak yang tadi ngantri dibelakangku. Terimakasih.

Categories: Uncategorized
  1. April 17, 2012 at 12:32 am
  2. April 17, 2012 at 1:21 am

    kalau dua sisi yang berbeda di benarkan mas (imho)

    maksudnya gini misal aku isi premium disebelah kiri , antrian ada 10 orang ….

    trus datang motor lagi tapi di sisi sebelah *yang tulisannya khusus pertamaxx dan motor tersebut diisi dilayani misal setelah 3 motor di barisan premium maju , its ok mereka bayar lebih mahal & sadar diri

    dan harusnya pun karena ada 2 sisi , ya petugasnya ada 2 …..

    cuma kalau kasusus nya sama mobil , nah ini harusnya pompa nya dipisah sama motor …

    #nah yang salah tuh kalau ada motor datang belakangan di sisi sebelah khusus pertamaxx , namun minta isi premium (ini namanya URIK) 😈

    * dari tantangan mbaknya yg bilang silahkan diadu , sepertinya memang ada kebijakan tentang pertamaxx (cuma memang tetep menurutku mobil sama motor dipisah , luamaa soale ngisi mobil)

    aku biasane nek ngisi si DOHC ya di sisi pertamaxx …

    kalau bawa matic/ bebek kadang juga kalau lagi kesusu , ngisi pertamaxx juga , cari yang sepi:mrgreen:

    • noetasir
      April 17, 2012 at 1:41 am

      1. Sayangnya mbaknya tidak menghabiskan sisa antrian yg lama menunggu, misal 3 motor tadi. Kemudian dia asal mendahulukan mobil di sebelah yg khusus pertamax(gak ad tulisan khusus mobil/motor) tanpa menghiraukan motor yg td sudah lama mengular. Dan tahukan mobil luama ngisinya, pdhl ane uda ngantri lama jauh sblm mobil itu datang.
      2. Ini dua mesin pompa yg jaga 1 orang, hmmm.. Mbaknya keliahatan lesu gak bersemangat serasa malas2an, ga spt di pompa lain yg ditunggu mas-mas.
      3. Mbaknya nantangin tapi mukane mesakne kae je..🙂 seperti hanya krn gak mau kalah omongan dengan ane.
      4. Harusnya kalau dia memang tau prinsip servis konsumen, dia gak boleh menelantarkan konsumen spt itu, klo itu memang kebijakan pom tsb, jelas kurang tepat, minim dia hrs menghabiskan antrian yg datang sblm mobil tiba.🙂 maaf klo salah pendapat ane..

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: