Home > Cerita, curhat > Old Graduated

Old Graduated


Tanggal 18 Juli, ya kemarin adalah hari ulang tahunku. Dan entah kenapa aku selalu membuat ‘private’ tentang ulang tahunku disetiap jejaring sosial yang aku ikuti. Padahal tanpa aku ‘private’ justru teman-teman akan banyak yang tahu dan akan memberikan doa buatku. Karena aku takut dimintai traktiran, maybe. Karena hal itu jelas aku minim dapat ucapan selamat, hanya dua pihak yang memberiku ucapan selamat, dari Indosat pasti karena aku pelanggan setia, dan dari jobsdb karena aku member. Ya hanya dari dua pihak itu. Orang tua? Tentu saja tidak, keluargaku dari dulu tak pernah ada budaya merayakan ulang tahun, demikian juga dengan ucapan.

Dua tahun yang lalu pas ulang tahunku ke 25 kado terindah adalah aku di wisuda, abosolutely I’m very happy. Aku resmi sarjana waktu itu, dan segera berharap memperoleh kerja yang mapan sesuai harapan orangtua pastinya, agar dapat segera meringankan beban mereka. Tapi semua tak semulus yang aku harapkan, lulusan komputer dengan skill pas-pasan membuatku kesulitan memperoleh kerja yang layak. Bahkan setelah dua tahun berjalan.

Hari ini sehari setelah hari ulang tahunku, masih belum ada perubahan yang nyata di diriku, kerjaanku saat ini hanya membantu mendesain untuk batik produksi babe ku. Dan pastinya itu belum bisa aku andalkan. Apalagi mengingat sikap babe ku yang keras. Kalimat ini sepertinya akan selalu membekas dan terngiang dipikiranku “Nek koe nganggur mung trimo mangan karo turu rapopo, tapi nek tok tumpangi anak bojomu, ra sudi aku”. Yah kalimat dalam bahasa jawa yang sangat membuatku selalu berpikir jauh akan hidup. Karena itu juga yang membuatku memiliki tekad baru diluar kebiasaanku berpikir dan mengambil langkah.

Aku hanya berharap waktu akan cepat berjalan menyambut akhir tahun dan awal tahun, ingin rasanya segera merasakan udara baru, suasana baru, dan kehidupan dengan orang-orang baru disekelilingku. Aku tak bisa terus berdiam, tanpa aku nekad semua apa yang aku inginkan imposible I think. Semoga saja kebulatan tekadku Engkau restui, berikan kelancaran untuk ini, aku tak mau gagal, karena aku tak mau berlama-lama dsini meratapi semua ini. Thanks God untuk semua kekuatanMu yang Kau kucurkan untukku selama ini.

Categories: Cerita, curhat
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: