Home > curhat, Motivasi > Aku Seperti

Aku Seperti


Masih berbicara masalah entah, ya entah kenapa perjalanan ini semakin membingungkan.

Aku memiliki wilayahku sendiri, sebut saja negaraku sendiri. Planing ke depan negaraku gagal atau tidak adalah urusanku(pada dasarnya), tapi bukanlah hidup kalau tidak bermasalah. Huffff aku menghela nafas seperti tak sanggup lagi bernafas lega. Aigoo (bahasa korea) apa yang akan terjadi setelah semua ini?

Aku berusaha bersabar dan menerima ini semua, tapi namanya kepala negara jika aku bersabar tapi tidak dengan rakyatku akan jadi apa makanya?

Berkeluarga adalah sebuah pilihan, menurut saya pastinya. Tapi melanjutkan hidup adakah keharusan. Menutuskan untuk melanjutkan hidup dengan seseorang sebagai pasangan kita adalah pilihan yang berat, sebenarnya. Bukan hal mudah menyatukan dua jiwa demi mencapau satu tujuan pasti kemajuan sebuah keluarga.

Hidup, kita maju dan melawan semuanya maka kita akan cepat mencapai finish, atau kita mundur dan tak pernah tahu rencana apa yang Alloh berikan buat kita.

Susah mudah anggap aja sebagai seni hidup walau aku sendiri sering merasa sangat tertekan dan sangat kelelahan. Aku berusaha bersikap santai, karena pada dasarnya apappun itu kalau memang belum saatnya, kita paksa sekalipun hasilnya tidak memuaskan.

Just go ahead, life outside is not easy, just keep fighting and never give up. Cayooo…

Categories: curhat, Motivasi Tags: ,
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: